Life Was Like a Box of Chocolate
Life was like a box of chocolate, you never know what you’re gonna get!
Siapa yang pernah nonton Forrest Gump pasti pernah denger quote di atas. Quote tersebut sangat cocok dengan beberapa kejadian dalam hidup gue. Jadi teringat beberapa tahun yang lalu, waktu temen gue cerita pengalaman tugas akhirnya dia yang mantab menurut ukuran mahasiswa. Gimana dia cerita waktu dia berangkat pergi ke offshore, naik chopper, terus tidur di platform. Wow ! Gue pun segera komentar, “wih sadis banget lo bisa sampe naek choper segala, gue se-umur-umur belum pernah tuh yang namanya naik chopper”. Hidup pun berputar, dan dengan anugrah dari Allah tanpa disangka 3 tahun setelah temen gue cerita, sekarang gue setiap bulan sekali pasti naik chopper yang teman gue itu cerita. Di lokasi dan perusahaan yang sama.
Kejadian kedua waktu gue lagi proses training dan dapet giliran untuk ke offshore. Kebetulan saat itu kita di guide sama field engineer in-charge dan terakhir kita mampir ke FPSO sebelum akhirnya pulang ke Jakarta. Saat itu gue dalam hati berguman “enak yah jadi field engineer, bisa tetep belajar engineering sekaligus dapet field experience”. Dan sekali lagi Allah memperlihatkan keajaibannya, setahun kemudian gue di assign untuk posisi itu.
Emang bener kata si om Steve Jobs, kita tidak mengkoneksikan setiap titik di kehidupan kita dengan cara melihat ke depan, karena kita tidak akan pernah tau what future will offer to us. Tapi ceritanya akan lain kalau kita melihat ke belakang, titik-titik tersebut akan menjadi garis dan garis tersebut akan menjadi gambar yang indah dari kehidupan kita.

No trackbacks yet.